STORY OF MY LIFE
(kisah Hidup Olivar)
Terpuruk itulah yang dirasakan oleh seorang
gadis bernama Olivar Medina. Dia merutuki nasibnya yang malang sebab dia tidak
beruntung seperti teman temannya yang lain. Dia tidak beruntung karena dia
merasa ada yang hilang dalam dirinya entah apa yang ia pikirkan tapi yang jelas
terbesit tanda tanya besar dalam hatinya. Apa yang dia rasakan, mengapa dia
seperti ini, itu yang terus membuatnya terbelenggu dalam kebingungannya.
![]() |
| Gambar 0.1 Cover By Story Of My Life |
Disekolah
Olivar Medina atau yang kerap
dipanggil Oliv itu merupakan salah satu siswi dari SMAN 5 GARUDA yang
berprestasi dan populer sebagai Most Wanted Girl di sekolahnya. Banyak yang
mengaguminya terutama para guru dan siswa, karena bukan hanya pintar dia juga
tipikal orang yang supel, cantik, ramah dan periang. Namun, siapa sangka di
balik sikapnya yang riang itu terdapat
rahasia dan tanda tanya besar.
![]() |
| Gambar 0.2 Nadine Lustre cast Olivar Medina |
“liv...”sapa temannya Tifanny sambil
melambai lambaikan tangannya di depan wajah olivar.
“Oliv..”Tifanny kembali memanggil , namun
tetap saja oliv tidak menggubrisnya
“OLIVAR...” teriak Tifanny Oliv yang tadinya masih
melamun dalam sekejap langsung terduduk diam terpaku.
“ehh...kamu Fan ada apa teriak teriak pengang
nih kuping aku” tanya olivar dengan wajah tanpa dosanya.
“pengang-pengang pale kamu peyang aku dah
teriak dari tadi manggil manggil tapi kamu nya aja yang ngelamun” ketus tifanny
“lagi ngelamun in apa kamu liv”
“gak papa
kok fan” dengan nada yang lirih olivar menjawab
“kamu cerita
sama aku var” tifanny menawarkan diri.
“gak kok fan” tolak olivar
“oke var kalo kamu belum siap cerita, gak papa
kok” Tifanny mengalah.
Teettt......teettt.....
Bel tanda pulang pun sudah berbunyi
semua para siswa dan siswi berhamburan keluar dari kelasnya masing masing untuk
pulang. Olivar dan Tifanny pun langsung keluar dari kelasnya dan berjalan
menuju gerbang. Hanya ada keheningan di sepanjang perjalanan tiadak ada yang
membuka topik pembicaraan dan mereka
sudah sampai di rumah tifanny. Tifanny menawarkan masuk tapi olivar menolaknya
dan pamit kepada Tifany.
Depan Rumah Olivar
![]() |
| Gambar 0.3 Alrisa Maprang cast Tifanny |
Oliv pun sudah sampai di depan
rumahnya
“assalamualaikum” salam olivar sambil masuk
kerumahnya
“waalaikumsalam”
respon mamanya olivar
Olivar pun langsung
menghampiri mamanya yang sedang berada di dapur seraya mencium punggung tangan
mamanya itu.
“iya mah
baru aja pulang” jawab olivar
“mah ke
kamar dulu ya” seraya berlalu meninggalkan mamanya citra yang sedang berada di
dapur itu
Sesampainya di kamar Olivar langsung merebahkan
tubuhnya dikasur yang berukuran Queen Size itu sambil menatap langit langit
kamarnya, lalu ia berkata
“Apa yang harus oliv lakukan?” tanya kepada dirinya
sendiri
“oliv ingin
sekali rasanya bisa merasakan lagi kasih sayang dari seorang ayah?” lanjut oliv
“apakah oliv bisa seperti itu?” oliv merutuki dan merenungi nasibnya yang tidak
mempunyai ayah setelah ayahnya pergi meninggalkan ibunya saat oliv masih berusia
8 tahun.
Flashback
Saat itu seorang anak kecil yang
berusia 8 tahun yang tidak seharusnya melihat dan mendengar kejadian itu malah
sebaliknya melihatnya
“Aku
sudah muak denganmu!”kata seseorang yang terlihat marah
“maksudmu
apa?” tanya wanita itu
“kau
masih bertanya, apa kau tidak mendengarnya” ucap pria iyu sambil mencengkram
bahu wanita itu
“aku
ingin kita bercerai saja” lanjut pria itu
Tiba tiba sekelebat memori tentang kejadian itu
muncul dipikirannya dan oliv pun tidak sadar bahwa sedari tadi pintu kamarnya diketuk
oleh sang mamanya
“liv kamu sedang apa didalam?” tanya mamanya oliv “ayo
kita makan malam dulu” lanjut citra
“iya mah” jawab oliv seraya keluar dari kamarnya menuju meja makan .
Keesokan paginya
Seperti biasanya oliv sudah siap dan rapih dengan seragamnya untuk berangkat ke sekolah
“liv..., nak sarapan dulu sebelum berangkat
sekolahnya” teriak mamanya oliv
“iya mah sebentar” jawab oliv
Oliv pun sudah keluar dari kamarnya dan turun menuju
meja makan untuk sarapan sebelum berangkat sekolah.
Setelah selesai
sarapan akhirnya ia berangkat sekolah.
Sesampainya di sekolah olivar pun langsung memasuki kelasnya dan terlihatlah sahabatnya yang sedang duduk di sebelah kursinya sambil menatap dirinya dengan tatapan yang sulit diartikan
"apa sih fan kamu liat aku macam singa yang kelaparan?" tanya oliv kepada tifannya
"nggak kok var gak papa" jawab Tifanny
"apa sih gak jelas banget sih fan" kata olivar dengan kekehannya
Setelah pembicaraan
itu tiba tiba oliv ingat dengan apa yang ditanyakan tifanny kepadanya tempo
hari oliv pun sebenarnya ingin mengatakan dan memberitahu tifanny tentang
kehidupannya tapi oliv masih belum siap untuk memberitahunya karena oliv merasa
malu dan masih sangat sedih tentang kejadian yang menimpanya itu.
“kenapa liv
kamu melamun?” tanya tifanny kepada oliv yang tiba tiba membuyarkan semua
lamunannya
“gak papa
kok fan” jawab oliv kepada tifanny
Tifanny pun
hanya menghela nafasnya karena sangat sedih melihat sahabatnya itu.
“maafkan aku fan” ucap oliv di dalam
hatinya.
Bersambung
Belum sampai ending J
.



Terkadang kita harus seperti olivar ya tidak suka mengumbar-ngumbar
BalasHapuswaw cerita sangat bagus saya suka sekali:)
BalasHapusCeritanya sangat bagus dan menarik saya sangat suka sekali
BalasHapusCeritanya menarik dan masih banyak yang harus diperbaiki lagi terutama dalam pemilihan kosa katanya
BalasHapusSemangat imas
Ceritanya menarik namun ada beberapa kata yang kurang baku
BalasHapus